Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

3.2.a.9.1 KONEKSI ANTAR MATERI RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA TAHAPAN BAGJA

Semangat pagi, salam guru penggerak!. Pada kesempatan kali ini, penulis akan sharing tugas 3.2.a.9.1 Koneksi Antar Materi Rancangan Tindakan Aksi Nyata Tahapan BAGJA. Silahkan klik tautan di bawah ini. Tahapan BAGJA Tahapan BAGJA merupakan rancangan aksi nyata modul 3.2. Penerapannya akan dilaksanakan tanggal 2 Oktober 2021, pada hari ke dua pembelajaran tatap muka di kelas V SD Negeri 3 Tengkudak.
Gambar
  Organ Pernafasan Manusia.   Organ pernapasan manusia terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, dan paru-paru (alveolus). 1, Hidung: Udara masuk melalui lubang hidung ke dalam rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut pendek dan tebal untuk menyaring dan menangkap kotoran yang masuk bersama udara. Selain disaring udara yang masuk dilembapkan oleh selaput hidung. 2, 2. Faring: Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan pada bagian depan dan saluran pencernaan pada bagian belakang. 3, Laring: Laring atau tekak (jakun) terdapat di bagian belakang faring. Laring terdiri atas sembilan susunan tulang rawan berbentuk kotak. 4, Trakea (batang tenggorokan): Pada trakea terdapat jaringan yang disebut silia yang akan bergerak dan mendorong keluar debu-debu dan bakteri yang masuk. 5, Bronkus: Bronkus merupakan percabangan dari trakea serta terdiri atas bronkus kiri dan bronkus kanan. 6, Bronkiolus: Bronkiolus merupakan percabangan d...

3.2.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

Gambar
  Semangat pagi, salam guru penggerak. Pada blog kali ini, penulis akan membagikan tugas  3.2.a.7. Demonstrasi Kontekstual - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya Salam berbagi 3.2.a.7 Demonstrasi Kontekstual

Refleksi terbimbing Modul 3.2 Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya_Guru Penggerak

3.2.a.6 Refleksi Terbimbing 1. Apa yang menarik dari proses dan hasil pemetaan tentang sumber daya di daerah untuk sekolah? Yang menarik adalah saya dapat memahami sumber daya yang ada di daerah yang tentunya memiliki potensi untuk sekolah saya, ada tujuh aset utama atau modal utama yang dapat dikembangkan dengan pendekatan berbasis aset, sehingga dapat bermanfaat bagi sekolah. 2. Apakah pola pikir yang Anda pikirkan sebelum mempelajari modul ini? Apakah menggunakan pendekatan aset atau masalah? Sebelum mempelajari modul ini pendekatan yang saya sering gunakan yaitu kedua pendekatan aset dan masalah, hampir 50:50. Terkadang saya berfokus kepada hal-hal yang mengganggu, apa yang belum optimal, apa yang tidak bekerja, dari sana saya berusaha untuk memperbaiki sambil sedikit adarasa mengeluh. Terkadang saya juga menemukenali hal-hal positif, kekuatan yang ada di lingkungan sekolah sebagai tumpuan,memikirkan apa yang sudah berjalan, apa hal baik yang sudah bekerja, yang dapat menginspi...

3.1.a.10 Aksi Nyata Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran

Gambar
 1. Peristiwa (Fact) A. Latar Belakang Tentang Situasi yang Dihadapi PTM Darurat dilaksanakan mulai tanggal 1 Oktober 2021. Berdasarkan   Petunjuk Teknis PTM , transisi bulan pertama yaitu Oktober transisi hari yaitu 3 hari PTM + 3 hari PJJ (siklus sepekan). Namun Kepala sekolah menghimbau untuk melaksanakan 6 hari PTM (siklus sepekan). Hal ini tentunya bertentangan dengan petunjuk teknis PTM. Alasan kepala sekolah menghimbau 6 hari PTM (siklus sepekan) adalah supaya pembelajaran terlaksana dengan optimal, ini diperkuat oleh pendapat murid lebih senang PTM dari pada PJJ.  Gambar 1. Kepala Sekolah Sosialisasi Tata Cara PTM Darurat. Berdasarkan latar belakang situasi tersebut, untuk mengatasi dilema dan pengambilan keputusan terbaik akan diterapkan 9 langkah pengambilan keputusan. Adapun langkah-langkah pengambilan keputusan diuraikan sebagai berikut : Mengenali bahwa ada nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi ini Menentukan siapa yang terlibat dalam situas...

KESEPAKATAN KELAS UNTUK MEMULAI BUDAYA POSITIF DI SEKOLAH_GURU PENGGERAK

Gambar
Menurut Ki Hadjar, Pendidikan adalah pembudayaan buah budi manusia yang beradab dan buah perjuangan manusia terhadap dua kekuatan yang selalu mengelilingi hidup manusia yaitu kodrat alam dan zaman atau masyarakat. Dengan demikian, pendidikan itu sifatnya hakiki bagi manusia sepanjang peradabannya seiring perubahan jaman dan berkaitan dengan usaha manusia untuk memerdekakan batin dan lahir sehingga manusia tidak tergantung kepada orang lain akan tetapi bersandar atas kekuatan sendiri. Oleh karena itu, kemerdekaan menjadi isu kritis dalam Pendidikan karena menyangkut usaha untuk memerdekakan hidup lahir dan hidup batin manusia agar manusia lebih menyadari kewajiban dan haknya sebagai bagian dari masyarakat sehingga tidak tergantung kepada orang lain dan bisa bersandar atas kekuatan sendiri. Oleh karena itu untuk terwujudnya tujuan pendidikan tersebut diperlukan profil pelajar Pancasila yaitu beriman dan bertaqwa kepada tuhan YME. kebhinekaan global, bergotong royong, kratif, bernalar pos...