2.2.a.6. Refleksi Terbimbing - Pembelajaran Sosial dan Emosional


Semangat pagi, pada kesempatan ini izinkan penulis untuk share tugas 2.2.a.6. Refleksi Terbimbing - Pembelajaran Sosial dan Emosional. Selamat menyimak.

Tujuan Pembelajaran Khusus:  CGP dapat melakukan refleksi dan metakognisi terhadap proses pembelajaran yang telah mereka lalui serta menggunakan pemahaman barunya untuk memperbaiki proses pembelajaran yang diampunya.

Sebelum Anda melakukan refleksi, berikut beberapa pertanyaan yang diharapkan dapat Anda jawab setelah menyelesaikan kegiatan ini.

  1. Apakah hal yang menarik yang telah Anda pelajari? 
  2. Apa perubahan  dalam pemahaman atau latihan pembelajaran yang Anda lakukan selama ini?  
  3. Apakah tantangan yang masih Anda hadapi dalam proses pembelajaran ini?
Selamat! Bapak/Ibu sudah menjalani lebih dari setengah perjalanan kita.  Saatnya untuk berhenti sejenak untuk merayakan apa yang sudah Bapak/Ibu  pelajari dan lakukan dalam proses bertumbuh  sebagai CGP. Selain bertujuan untuk melihat kembali hal-hal positif dan menyenangkan, sesi ini juga memberikan kesempatan pada Anda untuk mengidentifikasikan hal-hal yang masih menjadi tantangan bagi Anda untuk peningkatan proses pembelajaran berikutnya.

Berikut adalah Refleksi Terbimbing Pembelajaran Sosial dan Emosional.

Tugas Refleksi Terbimbing

1. Sebutkan 3 hal menarik yang telah anda pelajari!
Jawaban.

1. Pembelajaran Sosial-Emosional dapat memberi keseimbangan pada individu dan mengembangkan kompetensi personal yang dibutuhkan untuk dapat menjadi sukses. Alasan, hal ini menjadi menarik karena selain pengetahuan (kognitif),  ternyata ada aspek lain juga yang dapat mengembangkan kompetensi personal yaitu pembelajaran sosial emosional.

2. Latihan berkesadaran penuh (mindfulness) menjadi sangat relevan dan penting bagi siapapun untuk dapat menjalankan peran dan tanggung jawab dengan bahagia dan optimal. Alasan, mindfullness merupakan latihan yang menarik untuk diterapkan sehingga dapat melaksanakan peran dan tanggungjawab secara optimal dan bahagia.

3. Latihan berkesadaran penuh (mindfulness) dapat membangun keterhubungan self-awareness dengan berbagai kompetensi sosial-emosional. Alasan, menarik sekali karena dengan latihan berkesadaran penuh (mindfulness) diterapkan dalam diri individu, dapat membangun keterhubungan antara self-awareness dengan kompetensi sosial emosional.

Gambar dapat diakses pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1Q_6_IRD3iSL-qaEUSp3aOpe4LXCCnoEY/view?usp=sharing 

2. Sebutkan 2 hal penting!

Jawaban.

1. Kompetensi Sosial emosional terdiri dari kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan berhubungan sosial dan pengambilan keputusan yang bertanggungjawab. Merupakan 5 kompetensi yang harus dimiliki guru (terlebih dahulu) agar dapat optimal dalam melaksanakan perannya sebagai guru dan anggota organisasi serta tugas tambahan lainnya. Sehingga guru dapat menyadari dirinya, mengelola dirinya, sehingga memiliki kesadaran sosial untuk berempati, dan kembali bangkit dari tekanan dengan keterampilan berhubungan sosial memiliki daya lenting, sehingga dapat mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

2. Terdapat banyak teknik pembelajaran kompetensi sosial emosional yang dapat diterapkan terhadap diri kita  dan tentunya di sekolah. Hal ini penting dipelajari, karena akan berguna dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada murid. Dengan menerapkan teknik pembelajaran kompetensi sosial emosional pada kondisi yang tepat akan mengoptimalkan proses.

3. S1. Kompetensi Sosial emosional terdiri dari kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan berhubungan sosial dan pengambilan keputusan yang bertanggungjawab. Merupakan 5 kompetensi yang harus dimiliki guru (terlebih dahulu) agar dapat optimal dalam melaksanakan perannya sebagai guru dan anggota organisasi serta tugas tambahan lainnya. Sehingga guru dapat menyadari dirinya, mengelola dirinya, sehingga memiliki kesadaran sosial untuk berempati, dan kembali bangkit dari tekanan dengan keterampilan berhubungan sosial memiliki daya lenting, sehingga dapat mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

2. Terdapat banyak teknik pembelajaran kompetensi sosial emosional yang dapat diterapkan terhadap diri kita  dan tentunya di sekolah. Hal ini penting dipelajari, karena akan berguna dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada murid. Dengan menerapkan teknik pembelajaran kompetensi sosial emosional pada kondisi yang tepat akan mengoptimalkan proses

3. Jelaskan 1 hal yang ingin diterapkan!

Jawaban.

Saya ingin mencoba untuk menerapkan teknik pembelajaran kompetensi sosial emosional di kelas, salah satunya adalah membuat puisi Akrostik,yaitu puisi yang awal kalimat atau kata-katanya ditulis berdasarkan dari judul puisi tersebut. Jadi judul puisi menggunakan nama murid. Dan dengan senang murid akan menjelaskan keungggulan dan potensi diri mereka dalam bentuk puisi. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prakarsa Perubahan dengan ATAP

Rancangan Aksi Nyata Modul 3.3