Tugas 2.1.a.6 Refleksi Terbimbing -Modul 2.1-PGP Angkatan 2-Kab.Tabanan-Ni Wayan Yulastiningtiyas,S.Pd
Semangat pagi, salam sehat dan bahagia.
Pada kesempatan ini, izinkan saya untuk sharing refleksi terbimbing modul 2.1. Yang merupakan salah satu tugas pada pendidikan guru penggerak. Adapun pertanyaan pemandu dalam refleksi terbimbing ini adalah:
- Dari apa yang sudah Anda pelajari, materi apa yang menurut Anda dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang terkait dengan pembelajaran di kelas Anda?
- Apa yang menurut Anda sulit untuk diterapkan? Mengapa menurut Anda hal tersebut sulit diterapkan?
- Jika Anda harus menerapkan hal yang sulit tersebut, dukungan Apa yang Anda perlukan? Kemana atau bagaimana Anda akan dapat mengakses dukungan tersebut.
- Jika Anda menghadapi sebuah situasi, dimana kebutuhan belajar siswa Anda tidak dapat diakomodasi oleh pembelajaran berdiferensiasi beranikah Anda mengambil risiko untuk memodifikasi pembelajaran Anda, meskipun hal tersebut mungkin tidak umum atau tidak sesuai dengan sistem yang ada? Jelaskan pendapat Anda dengan alasannya.
Berikut ini adalah jawaban saya, terhadap soal di atas.
- Berdasarkan materi yang telah saya pelajari pada modul ini, pembelajaran berdiferensiasi merupakan solusi bagi permasalahan terkait pembelajaran.Menurut Tomlinson (2000), Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha untuk menyesuaikan proses pembelajaran di kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid. Pembelajaran berdiferensiasi haruslah berakar pada pemenuhan kebutuhan belajar murid dan bagaimana guru merespon kebutuhan belajar tersebut. Adapun diferensiasi yang dapat dilakukan oleh guru yaitu dari segi konten, proses, dan juga produk yang dihasilkan siswa. Pembelajaran berdiferensiasi mewujudkan lingkungan belajar yang memanusiakan setiap murid di kelas, memahami dan menghargai bahwa anak lahir dengan keunikan masing-masing, dan memberikan kesempatan belajar yang sama dengan cara terbaik sesuai untuk murid. Tentunya di dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas pastinya seorang guru akan menemui murid yang beraneka ragam, baik dari segi kemampuan dasarnya, minatnya, gaya belajarnya dll. Supaya guru dapat melaksanakan pembelajaran yang dapat mengakomodir semua perbedaan siswa tersebut maka guru harus melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi.
- Menurut saya yang sulit diterapkan dalam pembelajaran berdiferensiasi yaitu mengenali kebutuhan belajar murid pada masa PJJ. Dengan pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi kesulitan dalam mengenal murid lebih dekat dan memahami kebutuhan belajar murid. Dengan pembelajaran yang terhalang jarak, tentunya perlu waktu dan usaha yang ekstra bagi seorang guru untuk mengenali kebutuhan belajar muridnya, perlu strategi dan inovasi untuk dapat mengenali kebutuhan belajar masing-masing murid.
- Dukungan yang saya perlukan yaitu dukungan penuh dari orang tua siswa untuk memastikan murid dapat terlibat aktif dalam pembelajaran, sehingga guru dapat mengenali murid-muridnya dengan baik. Selain itu, saya juga harus memastikan para orang tua agar mendampingi anak saat saya melakukan survey pemetaan kebutuhan murid untuk mengetahui kebutuhan belajar murid, memastikan semua murid mengisi surveynya. Untuk mendapat dukungan tersebut tentunya saya akan mengoptimalkan grup kelas yang telah saya bentuk sebelumnya dan berkomunikasi melalui whatsapp grup. Saya juga membutuhkan dukungan dari kepala sekolah serta rekan sejawat agar pembelajaran berdiferensiasi tidak hanya berlangsung di kelas saya tapi di kelas lain juga.
- Menurut saya, jika saya berada pada situasi dimana kebutuhan belajar murid saya tidak dapat diakomodasi oleh pembelajaran berdiferensiasi, maka saya akan dengan berani mengambil risiko untuk memodifikasi pembelajaran yang saya lakukan, meskipun hal tersebut mungkin tidak umum atau tidak sesuai dengan sistem yang ada. Namun dalam kondisi ini saya harus dengan seksama memahami dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi terlebih dahulu, tidak hanya sekali melaksanakan dan langsung menyimpulkan bahwa pembelajaran tersebut tidak dapat mengakomodasi. Harus ada trial and error, barulah bisa menyimpulkan, mengevaluasi dan refleksi kemudian baru lah mengambil langkah untuk memodifikasi. Kondisi murid di kelas secara penuh diketahui oleh gurunya, oleh karena itu guru berhak melakukan berbagai macam inovasi dan kreatifitas dalam melaksanakan pembelajaran dengan tujuan agar semua murid mendapatkan pembelajaran sesuai yang mereka butuhkan dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Namun saya tidak akan mengambil keputusan sendiri, saya akan melibatkan persetujuan kepala sekolah dan orang tua murid. Saya juga akan berdiskusi terlebih dahulu dengan guru senior. Serta meminta izin kepada pengawas sekolah. Apabila kondisi tersebut terjadi saat saya mengikuti PGP guru penggerak, maka ini kesempatan yang baik untuk berdiskusi dengan ibu fasilitator dan pendamping.
Demikian tugas refleksi yang dapat saya share. terimakasih saya ucapkan kepada ibu Sri Restu Wahyuningsih selaku fasilitator pada PGP yang selalu siap sedia membimbing dan memotivasi saya.

Komentar
Posting Komentar